Kisah Kiska, Paus Orca Paling Kesepian di Dunia yang Mati pada Usia 47 Tahun

VIDTX – Kiska adalah spesies paus orca terakhir yang ada di sebuah penangkaran di Kanada. Kiska telah mati pada 9 Maret 2023 lalu dengan usia sekitar 47 tahun.

Selama empat dekade terakhir, Kiska telah tinggal di taman hiburan Ontario Marineland yakni sejak tahun 1979 setelah ditangkap di perairan Islandia.

Kiska saat itu ditangkap bersama dengan orca lain, Keiko, yang juga tinggal di Marineland selama beberapa tahun. Keiko kemudian terkenal karena memerankan karakter utama dalam film Free Willy pada tahun 1993. Tapi sekitar 20 tahun yang lalu, Keiko wafat.

BACA JUGA : Ternyata Ini Fungsi Kumis pada Kucing, Salah Satunya untuk Deteksi Gerakan

Tempat Penangkaran Kiska Menimbulkan Kontroversi

Melansir IFL Science, praktik dari menjaga orca di penangkaran telah menarik banyak kontroversi, yang bisa dibilang mencapai pendewaannya dengan rilis film dokumenter Blackfish tahun 2012, berfokus pada nasib Tilikum.

Tilikum merupakan salah satu dari beberapa orca yang dipelihara di SeaWorld Orlando, telah dijual ke taman tersebut pada tahun 1991, sekitar delapan tahun setelah penangkapan aslinya.

Dari film dokumenter tersebutlah menimbulkan kontroversi, SeaWorld kemudian menghapusnya pertunjukan orca.

Pada tahun 2019, Kanada mengesahkan undang-undang yang melarang memelihara atau membiakkan paus dan lumba-lumba di penangkaran. Namun, ada pengecualian untuk mamalia laut yang sudah ditahan di penangkaran seperti kasus Kiska.

Terkait kematian Kiska, Reuters, juru bicara otoritas lokal mengkonfirmasi bahwa telah dilakukan nekropsi pada tubuh Kiska namun tidak memberikan komentar tentang penyebab spesifik kematiannya.

Meskipun kelompok hak-hak hewan Whale Sanctuary Project dilaporkan bahwa Kiska meninggal karena infeksi bakteri. Berdasarkan laporan sebelumnya bahwa orcas tawanan beresiko kematian dari infeksi oportunistik.

BACA JUGA : 10 Hewan yang Paling ‘Friendly’ di Dunia

Orca Adalah Hewan Sosial

Sebuah proyek Suaka Paus sebelumnya menjuluki Kiska “paus paling kesepian di dunia”. Hal ini terjadi karena hidupnya dirusak oleh tragedi karena selama berada di Marineland, dia melahirkan lima anak paus dan mati semua di usia muda.

Sejak 2011, dia sama sekali tidak memiliki teman satu diketahui dari rekaman drone, ia berenang sendiri.

Orca dikenal sebagai hewan sosial mendorong aktivis hak-hak binatang telah menyerukan selama bertahun-tahun agar Kiska dan paus tawanan lainnya dilepaskan ke fasilitas pensiun yang sesuai, agar mereka dapat hidup lebih bebas.

Kasusnya seperti Tokitae, seekor paus tua yang hingga saat ini tampil dalam pertunjukan di Miami Seaquarium, telah menjelaskan kesulitan mamalia laut yang terlantar ke perairan asalnya.

Ketakutan akan penyebaran penyakit ke populasi liar, dan potensi stres karena ditempatkan di lingkungan baru, harus diseimbangkan dengan pertimbangan etika dan moral.

Bagi Kiska, sebuah fakta yang dikeluhkan oleh para aktivis hak-hak binatang mengenai potensi pensiunnya dari tempat penangkaran itu tidak pernah ada kesepakatan.

Camille Labchuk, direktur eksekutif Animal Justice CBC mengatakan bahwa mengetahui keadaan Kiska sebelum mati sungguh memilukan karena tidak pernah memiliki kesempatan untuk dipindahkan ke alam bebas. Kiska tidak mendapatkan kebebasan yang seharusnya ia dapatkan.

rokokslot

toto slot

toto slot

situs togel

Slot Thailand

Nono4D

Nono4D

Nono4D

Casino Live Bacarat 

Nono4D

Toto Macau 5D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *