Hewan-hewan Ini Sering Dikira Sama padahal Beda, Kamu Pernah Keliru?

VIDTX – Sejak kapan kira-kira kamu tahu bahwa kelinci dan terwelu atau tawon dan lebah adalah hewan yang berbeda? Nyatanya, hewan-hewan tersebut memang mirip secara fisik, tapi sebenarnya beda lho, detikers.

Tak hanya kelinci-terwelu atau tawon-lebah, ada juga beberapa hewan lain di dunia yang kerap dianggap sama.

Seorang penulis di New York Times dan National Geographic, Melissa Breyer, menuturkan beberapa hewan yang kerap dianggap sama satu sama lain. Berikut daftarnya, yang dikutip dari Treehugger.

BACA JUGA : Bukan Kudanil, Ini Hewan dengan Mulut Terbesar di Dunia

Daftar Hewan yang Sering Dikira Sama:

1. Kelinci dan Terwelu

Meskipun kelinci dan terwelu sama-sama termasuk dalam ordo mamalia Lagomorpha, tetapi faktanya mereka memiliki perbedaan.

Terwelu umumnya lebih besar dan lebih cepat dari kelinci, dan memiliki telinga yang lebih panjang. Terwelu juga memiliki kaki belakang yang lebih panjang dan kuat serta kaki yang lebih besar daripada kelinci.

2. Katak dan Kodok

Katak dan kodok sama-sama termasuk dalam ordo Anura, namun keduanya memiliki perbedaan. Secara umum, katak memiliki kulit yang halus, kaki yang panjang, dan mata yang relatif besar dan menonjol.

Sedangkan kodok biasanya memiliki kulit bergelombang yang lebih tebal dan kaki yang lebih pendek.

3. Tawon dan Lebah

Tawon dan lebah adalah ordo serangga Hymenoptera. Namun, keduanya juga ternyata memiliki perbedaan.

Lebah memiliki bulu yang berguna untuk mengumpulkan serbuk sari dan memiliki kaki belakang yang rata. Sementara itu, tawon memiliki tubuh yang lebih halus dan berkilau serta memiliki kaki yang ramping.

Dalam hal perilaku, lebah cenderung jinak, sedangkan tawon lebih agresif dan bisa sangat tangguh saat mempertahankan sarangnya.

BACA JUGA : Gajah Fisiknya Besar tapi Benarkah Takut dengan Tikus?

4. Anjing Laut dan Singa Laut

Dari segi nama, anjing laut dan singa laut memang jelas berbeda. Namun keduanya sama-sama termasuk pinniped yakni hewan laut berkaki bersirip.

Meski sangat mirip dari segi bentuk fisik, anjing laut umumnya memiliki sirip pendek berselaput tipis untuk kaki depannya, dengan cakar pada setiap jari kaki kecil. Sedangkan singa laut memiliki sirip lebih besar dan tertutup kulit.

Anjing laut umumnya lebih kecil dan lebih baik menyesuaikan diri dengan air daripada di darat. Sementara itu, singa laut dapat berjalan dengan siripnya di darat.

Dari segi sifat, anjing laut adalah penyendiri dan pendiam, sedangkan singa laut bersifat sosial dan berisik.

5. Buaya dan Aligator

Banyak orang yang menganggap buaya dan aligator adalah hewan yang sama. Karena keduanya adalah reptil dari ordo Crocodilia.

Namun jika dilihat lebih detail, bentuk kepala keduanya cukup berbeda. Buaya memiliki kepala yang lebih panjang berbentuk seperti huruf “V”.

Sedangkan kepala aligator lebih pendek dan berbentuk seperti huruf “U”. Ketika aligator menutup mulutnya, sebagian besar giginya tersembunyi. Saat buaya menutup mulutnya, banyak gigi yang menonjol keluar di sepanjang garis rahang.

Buaya juga umumnya berwarna lebih terang dan lebih agresif daripada aligator.

BACA JUGA : Sering Disebut Tidak Akur, Benarkah Kucing dan Anjing Bermusuhan?

6. Penyu dan Kura-kura

Penyu dan kura-kura memang sama-sama termasuk dalam ordo Chelonia. Bedanya, sebagian besar mengacu pada tempat tinggal mereka dan bagaimana mereka menggunakan habitatnya.

Penyu sebagian besar hidup di air dan memiliki kaki berselaput untuk berenang, dengan cangkang yang umumnya lebih rata dan lebih ringan.

Sedangkan kura-kura adalah hewan darat dengan kaki kekar yang tidak berselaput sehingga mereka bisa menjelajahi medan yang berat dan menggali. Cangkang kura-kura juga lebih berat dan lebih mirip kubah.

Nah, itulah sederet hewan yang sering dianggap sama. Apakah detikers pernah keliru menyebutnya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *